Demonstrasi dan Kumandang Lagu Kebangsaan di Thailand

Di Thailand, setiap pukul 8.00 dan 18.00 selalu dikumandangkan lagu kebangsaan di beberapa tempat umum. Rakyat yg mendengar berdiri diam sejenak hingga lagu selesai diputar. (Sebagai tambahan: Di bioskop, sebelum film diputar, lagu kebangsaan diputar terlebih dahulu dan semua penonton pun berdiri)

Foto ini diambil di persimpangan Asoke, Sukhumvit soi 21, Bangkok pada tanggal 24 Januari 2014. Salah satu titik jalan yg dikuasai demonstran dan kebetulan dekat kantor saya (300 m). Biasanya wilayah ini byk kendaraan yg lalu lalang. Namun, sekarang yg ada para demonstran, pedagang dan pejalan kaki.

Tepat sekitar pukul 18.00, para demonstran memutar lagu kebangsaan dan para pengguna jalan pun berhenti sejenak.

Menarik, apa pun pandangan politiknya. Negara tetap sama kan.

Semoga damai di Thailand dan damai juga di Indonesia.

0

8 Pengertian Cinta

Menurut hadis Nabi Muhammad SAW, orang yang sedang jatuh cinta cenderung selalu mengingat dan menyebut orang yang dicintainya (man ahabba syai’ankatsura dzikruhu), kata Nabi, orang juga bisa diperbudak oleh cintanya (man ahabba syai’an fa huwa `abduhu).

Kata Nabi SAW juga, ciri dari cinta sejati ada tiga :

Lebih suka berbicara dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain,

Lebih suka berkumpul dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain, dan

Lebih suka mengikuti kemauan yang dicintai dibanding kemauan orang lain/diri sendiri.

Bagi orang yang telah jatuh cinta kepada Allah SWT, maka ia lebih suka berbicara dengan Allah SWT, dengan membaca firman Nya, lebih suka bercengkerama dengan Allah SWT dalam I`tikaf, dan lebih suka mengikuti perintah Allah SWT daripada perintah yang lain.

Dalam Qur’an cinta memiliki 8 pengertian berikut ini penjelasannya:

CINTA MAWADDAH

Cinta mawaddah adalah jenis cinta mengebu-gebu, membara dan”nggemesi”. Orang yang memiliki cinta jenis mawaddah, maunya selaluberdua, enggan berpisah dan selalu ingin memuaskan dahaga cintanya. Ia ingin memonopoli cintanya, dan hampir tak bisa berpikir lain.

CINTA RAHMAH

Cinta rahmah adalah jenis cinta yang penuh kasih sayang, lembut,siap berkorban, dan siap melindungi. Orang yang memiliki cinta jenis rahmah ini lebih memperhatikan orang yang dicintainya dibanding terhadap diri sendiri. Baginya yang penting adalah kebahagiaan sang kekasih meski untuk itu ia harus menderita. Ia sangat memaklumi kekurangan kekasihnya dan selalu memaafkan kesalahan kekasihnya.

Termasuk dalam cinta rahmah adalah cinta antar orang yang bertalian darah, terutama cinta orang tua terhadap anaknya, dan sebaliknya. Dari itu maka dalam al Qur’an , kerabat disebut al arham, dzawi al arham ,yakni orang-orang yang memiliki hubungan kasih sayang secara fitri,yang berasal dari garba kasih sayang ibu, disebut rahim (dari kata rahmah). Sejak janin seorang anak sudah diliputi oleh suasana psikologis kasih sayang dalam satu ruang yang disebut rahim.

 Selanjutnya diantara orang-orang yang memiliki hubungan darah dianjurkan untuk selalu ber silaturrahim, atau silaturrahmi artinya menyambung tali kasih sayang. Suami isteri yang diikat oleh cinta mawaddah dan rahmah sekaligus biasanya saling setia lahir batin-dunia akhirat.

0

CV atau Resume dan Engineer Galau

Beberapa hari yang lalu akun linkedin saya di-add oleh seorang recruiter. Tumben, tidak seperti biasanya, ada pesan khusus. Dia mencari seorang lead engineer. Gak salah nih? Senang karena ada tawaran kerja tapi sedih karena kompetensi saya yang belum sampai ke sana.

Hikmahnya, saya harus memperbaharui resume atau CV. Baru terpikir setelah dia meminta saya mengirimkan CV.

Menulis kembali rekam jejak selama lebih dari satu tahun itu rupanya susah-susah gampang. Jangan terlalu merendah juga jangan terlalu jumawa. Apa yang mau disombongkan yah? Mungkin lebih tepatnya jangan terlalu berlebihan. Baru tahu sedikit sudah dimasukkan menjadi skill/ keahlian atau sebaliknya. Diupayakan untuk objektif dan berimbang itu lebih baik.

Mungkin teman-teman ada yang tertarik dengan CV saya? Berikut terlampir linknya. Mohon sarannya dan semoga bermanfaat.

CV Muhammad Fadhil Budiman

0